oleh

4025 peserta BPJS KIS dari Provinsi di Taput di non aktif. Pemberhentian tidak terkonfirmasi kepada peserta.

 

TAPUT-TRANSPULIK.co.id

Sebanyak 4025 peserta BPJS KIS dari Provsu di Tapanuli Utara di non aktifkan.
4025 Peserta tidak terkonfirmasi seputar pe non aktif an BPJS tersebut,sehingga menjadi polemik di masyarakat dan menjadi perhatian khusus dari Komisi C DPRD Taput yang membidangi kesehatan.

Hal tersebut terungkap pada Rapat kerja Komisi C DPRD dengan BPJS Taput dan Dinas kesehatan Taput,Senin 7 Juni 2021.

Komisi C mempertanyakan seputar 4025 peserta BPJS KIS dari Povsu di Tapanuli Utara yang di non aktifkan tetapi tidak terkonfirmasi kepada para peserta.

BPJS Taput memberi keterangan kepada Komisi C.

Kepala BPJS Taput Isabella Sianipar menanggapi dan menjelaskan bahwa pe nonaktifan BPJS tersebut mengacu kepada surat Dinas Kesehatan provinsi Sumatera Utara nomor 441/7449/Dinkes/VI/2020 tanggal 17 Juni 2020 perihal penyesuaian pembiayaan mutasi kurang kepesertaan penduduk yang didaftarkan oleh pemerintah provinsi Sumatera Utara 2020 dan melalui surat Kepwil Sumut dan Aceh nomor 719/wil-1/0720 tanggal 22 Juni 2020 perihal penonaktifan peserta PD Pemprov Sumut TMT 1Juli 2020 serta telah dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD prov. Sumut pada tanggal 28 Juli 2020 terkait penonaktifan PD Pemprov Sumut TMT 1 Juli 2020 dan juga BPJS kesehatan telah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan FKTP setempat dan telah menyerahkan RAW Data by Name by address peserta Pemprov Sumatera Utara non aktif TMT 1Juli.

“Untuk Kabupaten Taput,kita telah menyerahkan data tersebut ke dinas kesehatan Taput dan 20 KUPT Puskesmas tanggal 8 Agustus 2020 untuk diteruskan kepada peserta yang di non aktifkan” jelas Isabella.

Sekretaris Dinas Kesehatan Taput Risma Rezeki Nababan menanggapi bahwa dirinya baru menjabat dan akan berkordinasi perihal tersebut.

Menyikapi hasil pertemuan, Ketua komisi C DPRD Taput Royal Simanjuntak mengatakan pihaknya akan menemui pemerintah provinsi termasuk dinas kesehatan provinsi mempertanyakan penonaktifan peserta BPJS bagi 4025 warga Tapanuli Utara.

TP-BOBLUIS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

  1. Masa segampang itu pemprov sumut menonaktifkan krn masalah pembiayaan mutasi, jd utk selanjutnya nasib yg 4025 itu bagaimana.? Apalagi sekarang ini kondisi ekonomi masyarakat sangat lemah.

News Feed