oleh

Fraksi PKB Taput Soroti Tambang Pasir Ilegal,Pendidikan dan Honor PPKD

TAPUT-TRANSPUBLIK.co.id

DPRD Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di ketuai Novada Sitompul, Sekretaris Herman MP Manalu dan beranggotakan Royal Simanjuntak menyampaikan pandangan umum tentang Perubahan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Kabupaten Tapanuli utara tahun anggaran 2021,Rabu 15-9/2021 di gedung DPRD Tarutung.

Pada pandangan umum Fraksi PKB berisikan beberapa poin penting yang bersumber dari hasil pola pikir, analisa lapangan/reses,seperti:

Tambang Pasir Ilegal

Maraknya penambang pasir ilegal,Fraksi PKB telah berulang-ulang menyarankan kepada pemerintah agar menerbitkan Perbub atau Perda  untuk mengatasi tersedotnya APBD dalam pebaikan jembatan,gorong-gorong, Dyk penahan tanggul akibat turunnya dasar sungai dan yang terbaru robohnya jembatan gantung Aek Situmandi.
Tambang pasir Ilegal hanya menguntungkan pihak tertentu dan tidak berdampak pada penambahan PAD.
Hasil pantauan Fraksi PKB bahwa material pasir dikirim ke wilayah Toba untuk kebutuhan Pabrik beton disana.
Kalau material pasir hanya dipergunakan di wilayah Tapanuli Utara, Fraksi PKB tentu tidak akan mem permasalahkan.
Meminta kepada Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perizinan, Satpol PP dan Aparat Hukum agar menertibkan denga melibatkan Legislatif.

Honor PPKD

Dalam pelaksanaan Pilkades yang berjumlah ratusan, Fraksi PKB menyarankan kepada Bupati Tapanuli agar memperhatikan Honor PPKD yang hanya 200.000 Rupiah/bulan dan dianggab tidak wajar mengingat beban tanggung jawab PPKD sangat berat dan beresiko, kiranya dimungkinkan dan jadi perhatian pada perubahan APBD 2021.

Dapodik dan RKB

Hasil kunjungan di Dapil 5 Pahae, Fraksi PKB menemukan adanya Ruang belajar yang bocor dan tidak layak.
Mengharapkan Dinas terkait untuk memperhatikan secara umum tentang Ruang Kelas Baru.
Mengingatkan Opd terkait untuk mengarahkan para kepala sekolah memfasilitasi Dapodik agar lebih mudah menempatkan program kerja.

TP-BOBLUIS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

News Feed